Translate
Penelusuran Berita
Jumat, 28 Agustus 2020
Sekilas Tentang Alat Musik Sape
Minggu, 23 Agustus 2020
Opit Sape Nama Panggungnya
Babak baru telah dimulai, ayah dan ibu Khofidh berdikusi agar setiap permainan atau penampilan Khofidh dapat terdokumentasi dengan rapi sebagai portofolio hidupnya kelak. Selain itu agar Khofidh bisa rutin mencari nada-nada baru melalui sape miliknya.
Setelah berdiskusi ibu memutuskan untuk membuatkan channel youtube untuk Khofidh dengan nama channel “Borneo Musikq Official” dan nama panggung adalah Opit Sape. Tanggal 23 Agustus 2020, channel Youtube mulai dibangun lagu pertama sebagai konten adalah lagu “Datun Julud” mengapa lagu ini, karena inilah lagu pertama yang dia pelajari saat mula bermain sape. Lokasi pengambilan video adalah teras rumah yang di sulap menjadi studio. Bersama ayah petikan demi petikan Khofidh mainkan hingga lagu usai.
Sekapur Sirih
Senin, 23 Desember 2019
Support System Terbaikku
"Ayo buat konten", "ayo cari lagu", "dek lagu kekinian", itulah beberapa kalimat yang tak henti mereka lontarkan untk selalu menyemangatiku. Salah saunya mengutusnchannelmyoutube agar jam tayangnya terus meningkat.
Terima kasih Ayah, Terima Kasih Ibu, Terima Kasih Kakak. Tanpa kalian aku takkan bisa seperti saat ini.
Minggu, 01 Desember 2019
3 tahun kemudian…. Berlatih Sape
Gambar 2 Penjelasan Teknik Bermain Sape Dengan Not Lagu
Koleksi Pribadi
Hari yang di nanti tiba, sayangnya pelatihan bermain sape terjadwal pagi hari, dimana Khofidh masih sekolah. Usai sekolah Khofidh diantar ayah menuju Taman Borneo, ibu kemudian mencari pelatih yang mengisi kegiatan pagi tadi. Beruntung dapat bertemu. Setelah ibu mengutarakan keinginan anaknya untuk belajar dasar Sape pada Pak Asfiannur, beliaupun setuju dan mendelegasikan Kiky Pratama untuk mengajarkan dasar bermain sape.
Kamis, 07 November 2019
Pengerjaan Sape
Usai menjadi juri dan menerima amplop dengan nilai yang lumayan besar, ibu segera menelepon pengrajin Sape, namanya Bapak Muhammad Hafid, Sape yang di pesan berbahan kayu nangka dan ukirannya ukiran Dayak Kenyah. Waktu pengerjaannya selama 2 minggu. Harga yang ditawarkan senilai Rp. 3 Juta, setelah negosiasi ulang akhirnya ibu membeli sape tersebut senilai Rp.2.5 Juta.
Seperti janji pengrajin sape bahwa proses pembuatan akan memakan waktu selama kurang lebih dua minggu, mengapa karena pengrajin harus mencari dulu bahan untuk membuat sape yaitu kayu. Sape terbuat dari jenis-jenis kayu sebangsa kayu pelantan, kayu meranti, Kayu Marang, kayu adau, kayu tabalok, dan kayu nangka. Jenis-jenis kayu itu dipilih karena teksturnya kuat, tidak mudah pecah, keras, tahan lama, serta yang terpenting tidak mudah dirusak dimakan rayap.
