Kegiatan “Ramadhan di Langit Doa” yang diselenggarakan oleh Rumah Amal Generasi Langit berlangsung dengan penuh kehangatan dan nuansa kebersamaan di Swiss-Belhotel Samarinda, Ahad (8/3/2026). Acara ini menghadirkan momen berbuka puasa bersama anak-anak yatim binaan, sekaligus menampilkan berbagai pertunjukan seni yang sarat makna.
Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian adalah penampilan Kak Opit Sape, seorang musisi yang dikenal dengan alat musik tradisional khas Kalimantan, sape’. Dalam kesempatan tersebut, Kak Opit membawakan tiga lagu yang penuh nilai budaya dan spiritual, yaitu “Datun Julud”, “Ramadhan”, dan “Bungong Jeumpa”.
Lagu “Datun Julud” dibawakan dengan nuansa khas Dayak yang energik menfiringi para penari, menggambarkan semangat kebersamaan. Kemudian, lagu “Ramadhan” menghadirkan suasana yang lebih khusyuk dan reflektif, selaras dengan momen bulan suci. Sementara itu, “Bungong Jeumpa” lagu tradisional Aceh memberikan sentuhan harmoni budaya nusantara yang lembut dan menenangkan, sehingga memukau para hadirin.
Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya, memperkenalkan kekayaan musik tradisional kepada generasi muda. Alunan sape’ yang khas berhasil menciptakan suasana syahdu sekaligus memperkuat pesan kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Melalui acara ini, diharapkan nilai kepedulian sosial, seni, dan budaya dapat terus tumbuh dan memberikan inspirasi bagi masyarakat luas.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar