Alunan musik sape, alat musik tradisional khas Dayak Kalimantan, membuka rangkaian Workshop Pendidikan dengan suasana yang hangat, khidmat, dan penuh makna. Penampilan pemain sape menjadi simbol penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus menyambut para peserta yang hadir dari berbagai kalangan pendidikan yang mengikuti WORKSHOP PENDIDIKAN dengan tema Transformasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital yang Interaktif dan Bermakna, yang di selenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Guru Pendidikan Dasar, melalui Komusi X DPR RI (Ketua Komisi X Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP). Di Hotel Mercure Samarinda.
Dengan mengenakan atribut panggung khas Dayak, Opit Sape membawakan lantunan musik yang lembut dan menenangkan dengan judul lagu Asa by Angkasa Irwansyah. Irama khas sape berhasil menciptakan suasana yang akrab, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Timur sebagai bagian yang tak terpisahkan dari dunia pendidikan.
