Translate

Penelusuran Berita

Minggu, 31 Mei 2026

Opit Sape Meriahkan Pernikahan Kak Alma dan Kak Abdi dengan Alunan Musik Tradisional

Sabtu, 31 Mei 2025 menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi Kak Alma dan Kak Abdi yang melangsungkan prosesi pernikahan bersama keluarga, kerabat, dan para sahabat. Suasana istimewa tersebut semakin berkesan dengan penampilan Opit Sape, yang membawakan alunan musik tradisional Dayak menggunakan alat musik sape.

Pada kesempatan yang penuh sukacita tersebut, Opit Sape membawakan tiga lagu request dari kedua mempelai, yaitu "Ayah" yang dipopulerkan oleh Ada Band, "Janji Suci" dari Yovie & Nuno, serta "Cinta Putih" yang dipopulerkan oleh Doddie Latuharhary. Ketiga lagu tersebut diaransemen secara khas menggunakan petikan sape, sehingga menghadirkan nuansa yang lebih syahdu, hangat, dan menyentuh hati tanpa menghilangkan karakter asli dari lagu-lagu tersebut.

Jumat, 22 Mei 2026

Alunan Sape Opit Sape Semarakkan Puteri Muslimah Kaltim 2026

Penampilan memukau dari musisi muda Kalimantan Timur, Opit Sape, menjadi salah satu daya tarik pada ajang Puteri Muslimah Kalimantan Timur 2026. Mengawali rangkaian acara dengan alunan alat musik tradisional sape, Opit Sape menghadirkan nuansa budaya Dayak yang berpadu harmonis dengan semangat islami yang diusung dalam kegiatan tersebut. Ajang ini bertujuan menampilkan sosok muslimah yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap budaya daerah. 

Selama penampilannya, Opit Sape membawakan empat lagu dengan empat kostum berbeda, masing-masing merepresentasikan kekayaan budaya Kalimantan Timur. Pergantian busana tradisional yang dipadukan dengan permainan sape menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Benua Etam kepada seluruh tamu undangan dan peserta.

Senin, 04 Mei 2026

Juara 3 lomba musik sape


 Dalam semangat melestarikan seni dan budaya daerah, musisi tradisional muda Opit Sape berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Festival Budaya yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan bersama Keroan Koetai Bersatu. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 05 Mei 2026 di Aula Dinas Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya Nusantara, khususnya seni tradisional Kalimantan.

Dalam penampilannya, Opit Sape memukau para penonton dan dewan juri melalui alunan musik Sape yang khas dan penuh penghayatan. Permainan instrumen tradisional Dayak tersebut berhasil menghadirkan nuansa etnik yang harmonis, sekaligus memperlihatkan bahwa musik tradisional mampu bersaing dan tetap diminati di tengah perkembangan zaman modern.

Festival budaya ini diikuti oleh berbagai peserta dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur dengan menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari musik tradisional, tari daerah, hingga pertunjukan budaya lokal lainnya. Kehadiran para peserta muda menjadi bukti bahwa generasi sekarang masih memiliki semangat besar dalam menjaga warisan budaya leluhur.

Prestasi yang diraih Opit Sape diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan mencintai budaya daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga mempererat hubungan antar pelaku seni serta memperkuat identitas budaya Kalimantan Timur di tengah arus globalisasi.