Translate

Penelusuran Berita

Senin, 12 Oktober 2026

Samarinda Sape Player Meriahkan Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke-IV Tahun 2026

Samarinda menjadi ruang perjumpaan kreativitas dan pelestarian budaya melalui kegiatan Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke-IV Tahun 2026, yang berlangsung pada 12–15 Oktober 2026. Mengusung tema “Etam Rawat Tradisi Untuk Jaga Nusantara”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap seni, tradisi, dan kekayaan budaya Kalimantan.

Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah permainan alat musik tradisional sape, yang dibawakan oleh lima pemain tergabung dalam Samarinda Sape Player, yakni Zidan, Kiki, Juan, Opit Sape, dan Abie. Melalui petikan dawai sape, mereka menghadirkan nuansa musik tradisional yang kaya akan karakter dan identitas budaya Kalimantan, sekaligus memperkenalkan keindahan musik daerah kepada masyarakat.

Penampilan ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana edukasi budaya. Sape menjadi media untuk mengenal nilai-nilai tradisi, kreativitas, serta kearifan lokal yang diwariskan lintas generasi. Kehadiran generasi muda dalam memainkan alat musik tradisional turut menunjukkan bahwa warisan budaya dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.

Temu karya ini juga menjadi ruang bertukar inspirasi antarpelaku seni dan budaya. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak menghargai keberagaman dan berperan aktif menjaga warisan leluhur.

Semangat Etam Rawat Tradisi mengingatkan bahwa melestarikan budaya adalah tanggung jawab bersama demi masa depan Nusantara.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar