Translate
Penelusuran Berita
Minggu, 18 Januari 2026
Mengulik Sape Rutin di Samarinda Theme Park
Jumat, 16 Januari 2026
Tampil Sape di Firepot Restoran memenuhi Undangan Bhayangkari Polresta Samarinda
Opit Sape menampilkan alunan musik tradisional sape dalam perjamuan makan siang yang digelar atas undangan Ibu Bhayangkari Bhayangkari Polresta Samarinda di Firepot Restoran. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan tamu-tamu Bhayangkari dari seluruh Indonesia yang hadir di Samarinda.Dengan penuh penghayatan, Opit membawakan beberapa lantunan khas Kalimantan Timur menggunakan sape, alat musik petik tradisional Dayak yang memiliki suara lembut dan menenangkan. Petikan senar yang harmonis menghadirkan suasana hangat, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para tamu undangan.
Penampilan Opit Sape mendapat apresiasi dari para hadirin. Alunan musik yang syahdu dinilai mampu menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan selama perjamuan berlangsung. Kehadiran musik tradisional ini juga menjadi simbol penghormatan kepada para tamu serta wujud pelestarian seni budaya lokal di tengah acara resmi yang sarat makna kebersamaan.
Kamis, 15 Januari 2026
WALHI Gelar Festival Aura Mahakam, Seni dan Suara Lingkungan Menggema di Tepian Mahakam
SAMARINDA – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menggelar kegiatan bertajuk Festival Aura Mahakam di Samarinda pada sekitar 15 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional. Festival ini berlangsung di tepi Sungai Mahakam, termasuk kawasan Teras Samarinda, sebagai ruang temu masyarakat untuk berdiskusi, berekspresi, dan merefleksikan hubungan manusia dengan alam.
Festival Aura Mahakam menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari diskusi lingkungan, pertunjukan seni, hingga ruang berbagi cerita. Tema yang diusung menyoroti kisah tentang hutan, manusia, dan harapan, dengan tujuan menyatukan suara-suara kecil menjadi gerakan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan Kalimantan Timur.
Selasa, 06 Januari 2026
Air Panas Asin Pemapak
Air Panas Asin Pemapak merupakan salah satu destinasi relaksasi unik yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Berbeda dari pemandian air panas pada umumnya, tempat ini menawarkan pengalaman berendam di air panas alami yang memiliki rasa asin.
Sumber air panas di Pemapak memiliki suhu sekitar 42 derajat Celsius, yang berasal dari aktivitas panas bumi di bawah permukaan tanah. Keunikan rasa asinnya terjadi karena adanya rembesan air laut yang masuk melalui celah-celah batuan, kemudian bercampur dengan air panas alami. Fenomena ini menjadikan Air Panas Asin Pemapak sebagai lokasi yang cukup langka dan menarik untuk dipelajari.
Secara ilmiah, air panas dapat membantu merelaksasi otot, melancarkan peredaran darah, serta memberikan efek menenangkan bagi tubuh. Tidak heran jika banyak pengunjung datang untuk meredakan pegal-pegal dan mengembalikan kebugaran setelah beraktivitas.
Senin, 29 Desember 2025
Telaga Biru Tulung Ni’ Lenggo
Telaga Biru Tulung Ni’ Lenggo merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memukau di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Danau air tawar ini dikenal karena kejernihan airnya yang luar biasa, hingga sering diibaratkan seperti kaca, dengan warna biru toska yang menenangkan mata.
Secara geografis, lokasi Telaga Biru Tulung Ni’ Lenggo dapat ditempuh sekitar 1 hingga 2 jam perjalanan dari Tanjung Redeb, baik melalui jalur darat maupun pesisir. Perjalanan menuju lokasi juga menawarkan pemandangan alam khas Kalimantan yang masih asri dan alami.
Keunikan utama telaga ini terletak pada warna airnya yang biru kehijauan dan sangat jernih. Kondisi tersebut memungkinkan pengunjung melihat dasar danau dengan jelas, termasuk bebatuan dan ikan-ikan kecil yang hidup di dalamnya. Lingkungan sekitar yang dipenuhi pepohonan rimbun menciptakan suasana sejuk, tenang, dan menyegarkan.
Minggu, 28 Desember 2025
Tampil Tari dan Sape, Pada Pengukuhan berdirinya Warok Ponorogo Perantauan (WPP) Kota Samarinda
Pengukuhan berdirinya Warok Ponorogo Perantauan (WPP) Kota Samarinda berlangsung khidmat dan meriah pada Minggu, 28 Desember 2025. Acara yang digelar oleh WPP Korcab Kota Samarinda ini menjadi momentum penting dalam pelestarian seni dan budaya Ponorogo di tanah perantauan serta mempererat tali persaudaraan antaranggota. Kegiatan diawali dengan hiburan pembuka berupa persembahan tari dari Sanggar Seni TBM Iqro Lempake, yaitu Tari Seraung dan Tari Tanduk Majeng, yang memukau para tamu undangan, dilanjutkan hiburan musik sape khas Kalimantan.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Suseno Aji, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Timur, serta Ikapakarti. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Puncak kegiatan ditandai dengan pengukuhan pengurus WPP Korcab Kota Samarinda dan sesi foto bersama. Kegiatan semakin semarak dengan prosesi potong tumpeng serta pentas Tari Kolosal Reyog Ponorogo.
Terima Kasih Kak Abi Roye sudah siap menggantikan Opit Sape yang tengah mengikuti ujian kampus.
Sabtu, 27 Desember 2025
Wedding Kak Kresna dan Eni
Pernikahan kak Kresna dan Eni yang digelar pada 27 Desember 2025 menjadi momen penuh kehangatan dan kebahagiaan bagi keluarga serta para tamu undangan. Bertempat di Hotel Grand Verona Samarinda, suasana resepsi terasa elegan namun tetap akrab, dipenuhi senyum, doa, dan harapan baik untuk perjalanan hidup baru yang mereka mulai bersama. Kak Kresna dan Eni tampil anggun, memancarkan cinta yang tulus dan keyakinan untuk saling mendampingi dalam setiap langkah kehidupan.
Keistimewaan acara ini semakin terasa dengan kehadiran Opit Sape, yang dipercaya untuk memainkan alat musik tradisional sape pada resepsi pernikahan tersebut. Alunan sape yang lembut dan menenangkan mengiringi suasana, dibawakan dengan sentuhan modern melalui lagu-lagu cinta kekinian yang akrab di telinga. Perpaduan budaya dan musik modern ini menciptakan nuansa romantis yang berkesan, menjadikan pernikahan kak Kresna dan Eni sebagai kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh semua yang hadir.
Langganan:
Postingan (Atom)




